Cara Cepat Menaikkan PageRank Blog


Cara Cepat Menaikkan PageRank Blog. Ini merupakan artikel yang saya kira sudah banyak di tulis oleh para netter dan ternyata tidak. Setelah saya cek ternyata jumlah artikel dengan title Cara Cepat Menaikkan PageRank Blog ini masih 767.000 artikel. Jadi selain masih cukup banyak kesempatan untuk mendapatkan posisi pertama di Google masih cukup banyak dengan kata kunci Cara Cepat Menaikkan PageRank Blog ini.

Cara Cepat Menaikkan PageRank Blog pada artikel kali ini bukan hanya bertujuan mencari posisi pertama (semoga terwujud) namun juga akan memberikan pengetahuan dan bagaimana Cara Cepat Menaikkan PageRank Blog Anda. Ya itung itung menyelam sambil minum air (kalau gak keselek).

Cara Cepat Menaikkan PageRank Blog ini saya dapatkan dari blog sebelah yang telah memiliki PR 4 dan komentatornya juga mendapat rejeki karena kebagian PR3 dalam tiga bulan setelah menjalankan trik dan langkah-langkan ini.Yang perlu Anda lakukan adalah  menulis artikel  lalu meletakkan link-link dibawah ini pada artikel atau halaman blog Anda. Ini dia Linknya:
  1. Google
  2. Yahoo
  3. Bing
  4. Generator
  5. Belajar Blog
  6. Portable diesel generator
  7. Komputer Blog
  8. Animations Learn
  9. Seo Blog
  10. SEO Package
Cara kerjananya.
Sebelum Anda meletakkan link diatas, Anda harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadi nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst. Kemudian masukkan link kamu sendiri di bagian paling bawah.
Hasilnya akan seperti ini:
  1. Yahoo
  2. Bing
  3. Generator
  4. Belajar Blog
  5. Portable diesel generator
  6. Komputer Blog
  7. Portable diesel generator reviews
  8. Seo Blog
  9. SEO Package
  10. Linux Ubuntu Desktop dan Ubuntu Server | Ubuntu-Roy
Ketika blog Anda diposisi 10, blog Anda memiliki jumlah backlink = 1

Posisi 9, jumlah backlink = 5
Posisi 8, jumlah backlink = 25
Posisi 7, jumlah backlink = 125
Posisi 6, jumlah backlink = 625
Posisi 5, jumlah backlink = 3,125
Posisi 4, jumlah backlink = 15,625
Posisi 3, jumlah backlink = 78,125
Posisi 2, jumlah backlink = 390,625
Posisi 1, jumlah backlink = 1,953,125

Posisi blog Anda akan naik bila ada yang melakukan hal yang sama dengan Anda yaitu membuat artikel Cara Cepat Menaikkan PageRank Blog ini dan membaut link blog Anda disana. Oleh karena itu jika Anda bisa mengajak teman-teman blooger melakukan hal yang sama maka akan lebih cepat posisi blog Anda akan naik.  Dari sisi SEO Anda sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web para downline kamu mengklik link itu, juga membuat blog kamu mendapatkan traffik tambahan.

Nah, silahkan copy paste artikel ini, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link blog/website kamu di posisi 10. Ingat, Anda harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika kamu tiba-tiba di posisi 1, maka link Anda akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.
Selamat mencoba trik Cara Cepat Menaikkan PageRank Blog.

Cara Install Java Runtime Environment (JRE) 7 di Ubuntu 12.04

Cara Install Java Runtime Environment (JRE) 7 di Ubuntu 12.04 - Untuk memulai, tekan Ctrl – Alt – T pada keyboard Anda untuk membuka Terminal. Ketika terbuka, jalankan perintah di bawah ini untuk menghapus semua instalasi lain dari OpenJDK dari sistem anda.

sudo apt-get purge openjdk*
 
Setelah itu, buka halaman paket Java JRE dari sini. Bila diminta, menyimpan/download. Silakan pilih versi 32 atau 64 bit. Tar.gz dari daftar dan simpan kedalam Home folder.
oracle jre precise Install Oracle Java Runtime (JRE) 7 di Ubuntu 12.04 (Precise Pangolin) www.tukangubuntu.com
Setelah menyimpan file tersebut, kembali ke terminal dan jalankan perintah di bawah ini untuk mengekstrak paket java yang telah anda download.

tar -xvf ~/Downloads/jre-7u3-linux-i586.tar.gz
sudo mkdir -p /usr/lib/jvm/jre1.7.0
sudo mv jre1.7.0_03/* /usr/lib/jvm/jre1.7.0/
sudo update-alternatives --install /usr/bin/java java /usr/lib/jvm/jre1.7.0/bin/java 0
 
Command diatas akan membuat folder Java 7, dan kemudian menginstal dan mengupdatenya.
Selanjutnya, membuat folder plugin di direktori home anda dan link java ke profile anda, dengan menjalankan perintah di bawah ini.

mkdir ~/.mozilla/plugins
ln -s /usr/lib/jvm/jre1.7.0/lib/i386/libnpjp2.so ~/.mozilla/plugins/
 
oracle jre precise 7 Install Oracle Java Runtime (JRE) 7 di Ubuntu 12.04 (Precise Pangolin) www.tukangubuntu.com


Jika system profile anda AMD64, link profile java anda dengan perintah berikut  :

ln -s /usr/lib/jvm/jre1.7.0/lib/amd64/libnpjp2.so ~/.mozilla/plugins/
 
Sumber  :  http://www.tukangubuntu.com/install-oracle-java-runtime-jre-7-di-ubuntu-12-04-precise-pangolin.html

Baca juga artikel Tentang Cara Install PDF Reader Mozilla Firefox di Ubuntu.

Cara Manajemen Repository Ubuntu Desktop

Cara Manajemen Repository Ubuntu Desktop - Repository adalah sebuah tempat penyimpanan paket – paket program untuk mempermudah instalasi satu atau beberapa paket.
Repositori Ubuntu dibagi dalam empat area yang terpisah  :

  1. Main : Perangkat lunak yang didukung resmi oleh Canonical.
  2. Restricted : Perangkat lunak yang didukung namun tidak berlisensi gratis.
  3. Universe : Perangkat lunak yang didukung oleh komunitas.
  4. Multiverse : Tidak didukung oleh Canonical dan tidak berlisensi gratis.
Setting RepositoryUntuk dapat menggunakan repositori dari internet, ada hal yang dapat diperhatikan, yaitu lokasi erver repo Ubuntu. Semakin dekat dengan lokasi server, maka semakin cepat akses yang kita dapat. Karenanya pengguna dapat menyesuaikan server repo Indonesia yang terdekat dengan lokasi pengguna.
Langkah – langkahnya:
  1. Buka Ubuntu Software Center. Navigasi ke menu Edit – Software sources...
  2. Pada tab Ubuntu Software, pada bagian “Download from”, buka dropdown dan pilih “Other...”.
  3. Pilih server tercepat dengan dua cara, cara pertama dengan klik tombol “Select best server”dan cara kedua dengan memilih server secara manual.
Tidak hanya lokasi yang dekat, tetapi pilih repository yang juga update. Bisa dilihat di:
https://launchpad.net/ubuntu/+archivemirrors
Menambah Repository
Jika ingin menambahkan server repository lain kedalam daftar repo yang sudah ada, silahkan
edit file /etc/apt/sources.list, jangan lupa BACK UP dulu !!!!
  1. Tekan Alt+F2, lalu ketik “gksu nautilus” tanpa kutip lalu enter. Masuk ke dalam folder /etc/apt, lalu backup file sources.list.
  2. Buka file sources.list hapus semua isinya, lalu masukkan daftar repo yang ingin ditambahkan. Save lalu close.
  3. Buka Terminal, lalu ketik “sudo apt-get update”. Biarkan proses update berjalan, pastikan tidak ada error.
Repository PPA
Sama dengan langkah – langkah untuk setting repository, buka tab Other Software – Add, maka
akan muncul jendela baru dan masukkan ppa yang ingin ditambahkan kedalam daftar repository
lalu akhiri dengan menekan tombol “Add source”.

Baca juga artikel Tentang Cara Manajemen Paket Ubuntu Server.

Sumber  : Forum Ubuntu Indonesia

Distribusi GNU/Linux

Distribusi GNU/Linux
  1. Distribusi
    Lebih Anda kenal dengan sebutan distro yaitu satu kesatuan yang terdiri atas kernel linux beserta software-software pendukung didalamnya seperti paket-paket software, utility dan tools. Jadi sangat jelaslah perbedaan antara Linux sebagai kernel dan Linux sebagai distribusi/distro.
  2. Distro Populer Di Indonesia
    Beberapa distro yang populer di Indonesia selain Ubuntu sebagai berikut:
  3. Distro acuan pengembang
    Distro yang hadir saat ini di lingkungan GNU/Linux adalah turunan dari salah satu distribusi dibawah, dikenal juga dengan istilah parent distro. Ada 3 distro acuan yaitu:
    • Redhat, dengan paket RPM (Redhat Package Manager)
    • Debian GNU/Linux, dengan paket *.deb
    • Slackware, dengan paket *.tgz
Baca juga artikel Tentang Manajemen Partisi GNU/Linux dan Struktur Direktori GNU/Linux.

Command Line Interface Bagian IV

Command Line Interface Bagian IV - Manajemen Proses. 
Mengenal Proses di GNU/Linux
  1. Apakah proses itu?
    Semua program yang sementara jalan disistem yang masing-masing memiliki process id (PID) yang unik. Setiap process normalnya dipegang oleh satu user. PID umumnya menempati angka 1 sampai 32767.
  2. Melihat Proses yang jalan?
    Gunakan perintah ps, top, pidof dan pgrep
    # ps aux
    # ps aux | more
    # ps aux | grep apache2
    # top
    # pidof apache2
    # pgrep l apache2
  3. Mematikan proses
    Gunakan perintah kill
    # kill pid → pid diambil dari output salah satu perintah melihat proses diatas..
    # kill 9 pid → memaksakan sebuah proses mati.
  4. Mengenal Ouput perintah ps
    # ps aux
    USER      PID %CPU %MEM VSZ RSS TTY STAT START TIME COMMAND
    wwwdata 53500 0.0 0.1 321272 16224 ? S Aug10 0:00 /usr/sbin/apache2 -k
    start
    Keterangan:
    USER             : user yang menjalankan proses
    PID                 : ID proses, yang bisa di kill
    %CPU             : Persentase penggunaan CPU oleh proses
    %MEM           : Persentase penggunaan memory oleh proses
    VZS                : Besaran ukuran memory virtual ~ penggunaan virtual memory dalam proses
    RSS                 : Resident Set Size ~ penggunaan memory yang resident oleh proses
    TTY                : Proses running diterminal mana?
    STAT               : Status Proses
    R=Running     : Status proses sedang berjalan
    S=Sleeping      : Status proses sedang sleep menunggu event selesai
    D=Defunct      : Status proses tidak digunakan menunggu resource I/O
    Z=Zombie       : Status proses telah berhenti tapi tidak clear prosesnya biasanya parent proses tidak ditemukan
    T=Stopped      : Status proses berhenti/berakhir
    I=Idle              : Status proses sedang tidak dijalankan/tidak digunakan.
    START            : Proses mulai pada?
    TIME              : Waktu yang digunakan olah CPU
    COMMAND   : Nama program yang sedang berjalan
Background & Foreground Proses 
Sebuah proses dalam lingkungan GNU/Linux dapat dijadikan sebagai background proses. Hal ini biasa dilakukan ketika sebuah proses memerlukan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan prosesnya. Dengan menjadikan sebuah proses sebagai background proses maka pekerjaan lain dapat dilakukan pada terminal yang sama. Background proses dapat ditarik menjadi foreground proses untuk melanjutkan. Perintah yang digunakan yaitu bg, fg dan jobs.
  1. Membuat Background Proses
    # cat > /tmp/test
    isi file dengan katakata
    ctrl+z
    # vim /etc/apache2/sitesavailable/default
    ctrl+z
    # tail -f /var/log/syslog &
    enter
  2. Melihat List Background Proses
    # jobs
    [1]- Stopped    cat > /tmp/test
    [2]+ Stopped    vim /etc/apache2/sitesavailable/default
    [3]  Running    tail -f /var/log/syslog &
  3. Menjadikan foreground Proses
    Semua background proses dapat dijadikan sebagai proses foreground atau proses yang kelihatan.
    Format: fg %job_id
    # fg %3

    Perlakukan seperti proses biasa jika sudah menjadi proses foreground.
Penjadwalan Proses di GNU/Linux
  1. Penjadwalan dengan crontab
    # crontab -l melihat → list pekerjaan
    # crontab -e → edit list pekerjaan
    Format :
    menit jam hari bulan minggu perintah
    0059   0023 0131   0112    0006   linux command    * 00=0    01=1
     |     |   |     |      |
     |     |   |     |       --- 00 = hari minggu
     |     |   |      ---------- 01 = bulan januari
     |     |    ---------------- 01 = tanggal 1 setiap bulannya
     |      -------------------- 00 = jam 24.00 (format 24 jam)
      -------------------------- 00 = masuk detik pertama; 01 = menit pertama
    Contoh:
    # crontab e

    0 3 * * * wget http://www.wevils.com/back_up/backup.tar.gz
    */30 * * * * sh /home/wiwin/script/reportsystem.sh
    File crontab disimpan di direktori /var/spool/cron/crontabs
    Detail baca tulisan saya di :
    http://www.himakomers.com/knowledge/penjadwalan_proses_dengan_cron_di_linux
Backup dengan tools rsync
  1. Rsync solusi copy file kapasitas besar
    Jangan mengandalkan perintah cp untuk menangani pekerjaan backup file dengan kapatitas besar.
    Kasus 1
    Copy file dari direktori lokal ke direktori lokal lainnya.
    # cd /home
    # rsync -ravz wiwin /tmp

    Kasus 2
    Copy file dari direktori lokal ke direktori remote komputer lainnya (192.168.1.254).
    # cd /home
    # rsync -ravz wiwin -e ssh wiwin@192.168.1.254:/tmp

    Kasus 3
    Copy file dari direktori remote (192.168.1.254) ke direktori lokal.
    # cd /home
    # rsync -ravz -e ssh root@192.168.1.254:/root /tmp

    Read The Fuck Manual to understand it :-)
    # man rsync
Baca juga artikel Tentang Baca juga artikel Tentang Command Line Interface Bagian I, Command Line Interface Bagian II dan Command Line Interface Bagian III.

Sumber  : Forum Ubuntu Indonesia

Cara Membangun FTP Server dengan VSFTPD Ubuntu Server

Cara Membangun FTP Server dengan VSFTPD Ubuntu Server - Transfer file dengan layanan ftp.
VSFTPD Merupakan salah satu aplikasi untuk membangun ftp server dilingkungan GNU/Linux dengan lisensi GPL. Untuk informasi detail silahkan ke https://security.appspot.com/vsftpd.html. Kenapa VSFTPD? Sangat mudah untuk di konfigurasi dan mendukung penerapan chroot.
  1. Install vsftpd
    # apt-get install vsftpd

    Pastikan tidak ada pesan error dan pastikan service ftp dengan aplikasi vstpd sudah berjalan.
    # nmap localhost
    PORT    STATE  SERVICE
    21/tcp  open   ftp
    # netstat -tanp | grep ftp
    tcp  0  0  0.0.0.0:21  0.0.0.0:*     LISTEN     34983/vsftpd
  2. Backup file konfigurasi vsftpd
    # cp /etc/vsftpd.conf /etc/vsftpd.conf.asli
    Biasakan untuk membackup file konfigurasi sebelum melakukan perubahan, dalam banyak kasus kesalahan dalam mengedit file konfigurasi mengakibatkan service tidak jalan/error. File konfigurasi yang masih orginal tentunya akan sangat membantu untuk memulai mendeteksi letak kesalahan.
  3. Konfigurasi Sesuai Kebutuhan
    # nano /etc/vsftpd.conf

    listen=YES
    anonymous_enable=NO
    local_enable=YES
    write_enable=YES
    ftpd_banner= FTP Service : Layanan FTP Server
    #chroot_local_user=YES
    #opsi diatas ada masalah dengan ubuntu 12.04 ternyata,solusi:downgrade vsftpdnya atau
    #korbankan permission /home/user menjadi chmod 555 /home/user
    userlist_enable=YES
    userlist_deny=NO
    userlist_file=/etc/vsftpd/allowed
  4. Buat list user ftp
    # mkdir /etc/vsftpd
    # cat > /etc/vsftpd/allowed

    wiwin
    fui
    ctrl+c
    # chmod 644 /etc/vsftpd/allowed
  5. Buat user untuk ftp
    # adduser fui
  6. Restart ServiceUntuk mendapatkan perubahan terbaru lakukan restart service vsftpd
    # service vsftpd restart
    vsftpd start/running, process 55383
  7. Testing Layanan FTPLakukan dari komputer client
    $ ftp 192.168.1.254
    Connected to 192.168.1.254.
    220 FTP Service : Layanan FTP Server!
    Name (192.168.1.254:wiwin): wiwin
    331 Please specify the password.
    Password: ketik passwd user diserver lalu enter
    230 Login successful.
    Remote system type is UNIX.
    Using binary mode to transfer files.
    ftp>

    Sampai disini layanan FTP anda sudah siap digunakan.
    Saat ini FTP Server dapat diakses dari aplikasi-aplikasi FTP Client seperti gFTP, FileZilla.
    Atau gunakan fasilitas nautilus (file – Connect to Server – pilih FTP with login).
Baca juga artikel Tentang Cara Membangun DHCP Server di Ubuntu Server.

Sumber  :  Forum Ubuntu Indonesia

Basic Troubleshooting Ubuntu Server

Basic Troubleshooting Ubuntu Server.
Method of Fault Analysis
  1. Characterize the problem.
  2. Reproduce the problem.
  3. Find further information.
Fault Analysis: Hypothesis
  1. Form a series of hypotheses.
  2. Pick a hypothesis to check.
  3. Test the hypothesis.
Method of Fault Analysis, Again
  1. Note the results, then reform or test a new hypothesis if needed.
  2. If the easier hypotheses yield no positive result, further characterize problem.
Fault Analysis : Gathering Data
  1. tail -f logfile.
  2. *.debug in syslog.
  3. --verbose or –debug option in application.
Network Tools Troubleshooting
  1. ping.
  2. traceroute.
  3. telnet.
  4. netstat.
  5. nmap.
  6. tcpdump.
  7. iptables.
Analyze your system
  1. Disk usage.
  2. Memory.
  3. Apps Process.
  4. Port Listen.
The simple step
  1. Copy paste your error to google.
  2. Ask your friend, forum and etc.
Learn from concept
  1. OSI Layer.
  2. About linux and your service (http, dns, ftp).
  3. Some language (python, bash, php and etc).
Baca juga artikel Tentang Filosofi Ubuntu.

Sumber : Forum Ubuntu Indonesia

Cara Membuat Web Blog Ubuntu Server

Cara Membuat Web Blog Ubuntu Server - Membuat Web Blog Sendiri Menggunakan Wordpress.
Instalasi Wordpress
Instalasi wordpress ada 2 cara :
1. Install Wordpress via Repositori.
2. Install manual (download dari web Wordpress.
  1. Install Wordpress via Repositorisudo apt-get install wordpress
    - Buat symbolic link dari folder instalasi Wordpresske /var/www
    sudo ln -s /usr/share/wordpress /var/www/wordpress
    - Install Wordpress dengan script yang ada di
    /usr/share/doc/wordpress/examples/
    sudo bash /usr/share/doc/wordpress/examples/setup-mysql -n wordpress localhost
    Wordpress = akan menjadi username db anda, sekaligus akan
    membuat db dengan nama wordpress
    - Ubah ownership pada file wordpress
    sudo chown -R user.www-data /usr/share/wordpress
    - Buka Broser anda, dan ketikkan : localhost/wordpress
    Lalu Install Wordpress
    Selesai.
  2. Install manual (download dari web Wordpress)- Login as root di Box anda :
    sudo su
    - Download Latest Wordpress Version
    #wget -O wordpress.tar.gz http://wordpress.org/latest.tar.gz
    - Extract Wordpress Tersebut
    #tar -zxvf wordpress.tar.gz
    - Copy Folder Wordpress ke dalam /var/www
    #cd wordpress
    #cp -R wordpress /var/www

    - Ubah Ownership nya menjadi www-data
    #chown -R user.www-data /var/www/wordpress
    - Login MySQL
    #mysql -u root -p
    - Buat DB Untuk Wordpress (dbwordpress)
    CREATE DATABASE dbwordpress;
    - Buat User dengan nama wordpressuser
    CREATE USER wordpressuser;
    - Create Password untukuser wordpressuser (wppassword)
    SET PASSWORD FOR wordpressuser = PASSWORD("wppassword");
    - Grant permission untuk user wordpressuser :
    GRANT ALL PRIVILEGES ON dbwordpress.* TO wordpressuser@localhost IDENTIFIED BY ‘wppassword’;
    FLUSH PRIVILEGES;

    - Log Out MySQL
    - Buat Virtual Host Untuk Wordpress kita
    #cd /etc/apache2/sites-avaiable/
    #vim myblog.com

    <VirtualHost *:80>
    ServerName myblog.com
    ServerAlias www.myblog.com
    ServerAdmin admin@myblog.com
    DocumentRoot /var/www/wordpress
    </VirtualHost>
    - Aktifkan virtualhost nya
    #a2ensite myblog.com
    - Restart apache nya
    #/etc/init.d/apache2 restart
    - Tambahkan Virtual Host tadi pada /etc/hosts
    #echo “127.0.0.1 myblog.com www.myblog.com” >>
    /etc/hosts

    - Install WP dari browser dengan mengetik www.myblog.com.








Baca juga artikel Tentang Web Server Dengan Apache Ubuntu Server.

Sumber : Forum Ubuntu Indonesia

Web Server Dengan Apache Ubuntu Server



Web Server Dengan Apache Ubuntu Server - Layanan web server & Database.
  1. Apache2
    Apache Web Server yang paling umum digunakan di sistem Linux. Web Server digunakan untuk melayani Halaman Web yang diminta oleh komputer klien. Klien biasanya meminta dan melihat Halaman Web menggunakan aplikasi Web Browser seperti Firefox , Opera , Chrome , atau Mozilla .
    • Install Apache
      # apt-get install apache2
      Pastikan tidak ada pesan error dan pastikan service apache2
      # nmap localhost
      PORT STATE SERVICE
      80/tcp open ftp
      # netstat -tanp | grep apache2
      tcp 0 0 0.0.0.0:80 0.0.0.0:* LISTEN 34983/apache2
      # nmap localhost |grep http
      80/tcp open http
      Cek dari browser masukan ip address nya pada browser misalnya 192.168.1.100.

      Agar server dapat di kenali dari nama di perlukan server dns, tetapi saat ini kita setup dahulu melalui file hosts pada client tanpa setup dns.

      Setup dahulu file /etc/hosts pada komputer client (desktop).
      #echo “192.168.1.100 engkur.oke www.engkur.oke” >> /etc/hosts
      Cek apakah dapat ping host dengan nama server :
      #ping www.engkur.oke
      PING engkur.oke (192.168.1.100) 56(84) bytes of data.
      64 bytes from engkur.oke (192.168.1.100): icmp_req=1 ttl=64 time=0.091 ms

      Jika sudah replay dari server artinya sudah server sudah dapat di akses lewat nama.
      Masukan nama server pada browser www.engkur.oke.

      Saat ini kita sudah dapat membuat konten webserver, untuk itu dapat kita buat sebuah file index.html.

      #cd /var/www
      #mv index.html index.html.asli
      #nano index.html

          <html><body><h1>Selamat datang di www.engkur.oke</h1>
          <p>Ini server paling oke di dunia</p>
          <p>Tapi masih belon kelar ya...</p>
          </body></html>

      Save file tersebut dan browse lagi dari browser client, refresh saja browser nya
    • Install PHP
      Saat ini server web hanya dapat melayani konten static, berupa file html dan image. Tetapi belum dapat melayani dinamik konten, untuk itu kita perlu server side scripting program yaitu PHP.
      #apt-get install php5 libapache2-mod-php5 php5-cli php5-cgi php5-mysql
      #/etc/init.d/apache2 restart

      Buat file info.php agar kita tahu bahwa server kita sudah mendukung php
      #cd /var/www
      #nano info.php

          <?php
          phpinfo();
          ?>

      Save dan kemudian lihat dari browser client www.engkur.oke/info.php.
    • Membuat user yang bertugas untuk upload file server dan memasukan nya ke group www-data.

          #adduser engkur
      Masukan user engkur ke group www-data
          #usermod -a -G www-data engkur
          #cd /www/data

          #mkdir engkur.oke
      Pindahkan file konten ke dalam direktory engkur.oke
          #mv index.html engkur.oke
          #chown -R engkur.www-data engkur.oke


      Save file tersebut dan browse lagi dari browser client http://engkur.oke/engkur.oke, refresh saja browser nya kali ini.
    • Saat ini web server kita hanya mempunyai satu web, kita dapat memakai virtualhost agar kita dapat mempunyai banyak web dalam satu server.

      #cd /etc/apache2/sites-avaiable/
      #vim engkur.oke

      <VirtualHost *:80>
      ServerName engkur.oke
      ServerAlias www.engkur.oke
      ServerAdmin admin@engkur.oke
      DocumentRoot /var/www/engkur.oke
      </VirtualHost>
      Aktifkan virtualhost nya
      #a2ensite engkur.oke
      Restart apache nya
      #/etc/init.d/apache2 restart

      Save file tersebut dan browse lagi dari browser client http://www.engkur.oke.
    • Membuat virtual host yang lain
      #echo “192.168.1.100 www.kawanku.bolot kawanku.bolot” >> /etc/hosts
      Membuat user web
      #adduser kawanku
      Masukan user ke group www-data
      #usermod -a -G www-data kawanku
      Membuat file konfig
      #cd /etc/apache2/sites-avaiable/
      #cp engkur.oke kawanku.bolot
      #vim kawanku.bolot
           :%s/engkur.oke/kawanku.bolot/g
           :wq
      #a2ensite kawanku.bolot

      Reload webserver nya
      #/etc/init.d/apache2 restart
      Membuat konten web
      #cd /var/www
      #mkdir kawanku.bolot
      #cp engkur.oke/index.html kawanku.bolot
      #cd kawanku.bolot
      #vim index.html
           :%s/engkur.oke/kawanku.bolot/g
           :wq
      #chown -R kawanku.www-data kawanku.bolot

      Save file tersebut dan browse lagi dari browser client www.kawanku.bolot, refresh saja browser nya.
    • Untuk melihat server web yang lain, dengan metode file host akan sangat sulit karena kita harus mendaftar kan alamat ip masing masing server, untuk itu kita harus memakai dns server. Pembahasan DNS server belum di lakukan saat ini, dan sudah penulis buat kan di server 192.168.1.100.

      Setup dns server pada file /etc/resolv.conf
           #vim /etc/resolv.conf
      Nameserver 192.168.1.253
      Matikan setup file /etc/hosts nya, pasang # didepan domain yang di buat di server, agar sekarang domain nya dapat di resolv dari dns server.
                #vim /etc/hosts
                # 192.168.1.100 www.engkur.oke engkur.oke
                # 192.168.1.100 www.kawanku.bolot kawanku.bolot

      Cek dahulu server resolv server melalui dns
           #dig kawanku.bolot
           #host kawanku.bolot
           #ping kawanku.bolot
           #ping www.kawanku.bolot


      Kalau dapat di ping sekarang kita browse server yang lain melalui browser masukan saja www.kawanku.bolot Saat ini server kita siap di jadikan hosting server.
  2. MySql
    Dinamik konten membutuhkan database untuk menyimpan konten yang dinamik, kita memakai
    mysql server yang sangat populer sebagai web database server.

    Instalasi mysql server
         #apt-get install mysql-server
    Pada saat instalasi akan di tanyakan root mysql password, masukan saja “r00t”

    Cek service mysql
         #sudo netstat -tap | grep mysql
            tcp 0 0 localhost:mysql *:* LISTEN 2556/mysqld
    Jika belum up restart dahulu service mysql nya
         #/etc/init.d/mysql restart

    Mengakses database server dan beberapa mysql command.
    #mysql -u root -p
    mysql>show databases;

    +--------------------+
    | Database           |
    +--------------------+
    | information_schema |
    | mydb               |
    | mysql              |
    | performance_schema |
    | test               |
    +--------------------+
    5 rows in set (0.02 sec)
    mysql>create database mydb;
    Query OK, 1 row affected (0.03 sec)
    mysql>quit

    Untuk selanjut nya mysql ini dapat kita pakai dalam webserver sebagai penyimpan dinamik konten dari web kita, kita dapat memakai software blog, cms, forum, atau membuat sendiri konten web kita.
Baca juga artikel Tentang Cara Konfigurasi Proxy Ubuntu Server.

Sumber : Forum Ubuntu Indonesia

Cara Menggunakan Editor VIM Ubuntu Server

Cara Menggunakan Editor VIM Ubuntu Server - Berikut beberapa langkah Cara Menggunakan Editor VIM Ubuntu Server  :
  1. Mode kerja VIM
    1. Mode Normal
      Semua yang diketik dianggap sebagai perintah, sebaiknya tekan esc terlebih dahulu.
    2. Mode Insert
      Semua yang diketik dianggap karakter biasa, tekan i utuk ke mode ini.
    3. Mode Visual
      Bekerja dilingkungan like visual, bisa memblok kemudian memberi aksi. Tekan ctrl+v atau v dari mode normal.
  2. Memulai menggunakan VIM
    Membuat file baru belajarvim.txt
    wiwin@iix01:~$ vim belajarvim.txt (enter)
    disini mode normal berlaku, tekan i untuk memulai menulis
    ini file pertama yang saya buat menggunakan editor VIM
    tekan tombol esc, kembali ke mode normal
    berikan perintah sesuai keinginan misalnya save tanpa keluar
    :w (enter); perhatikan sudut kiri bawah
    tekan i untuk melanjutkan menulis baris kedua
    saya coba masuk ke mode visual sekarang
    esc :w (enter) tekan ctrl+v
    blok tulisan 'editor VIM' yang ada diakhir baris pertama, setelah di blok tekan y (copy) kemudian tekan esc kembali
    ke mode normal paste di baris 3
    tekan p
    esc :x (enter) simpan perubahan lalu keluar
    Jadi deh file belajarvim.txt
  3. Beberapa perintah yang sering digunakan pemula
    command    deskripsi
    yy                copy satu baris dimana cursor aktif
    dd                cut satu baris dimana cursor aktif
    p                  paste
    u                  undo perubahan terakhir
    .                   redo perubahan terakhir
    5yy              copy 5 baris dimana kursor aktif
    dw               hapus satu kalimat setelah kursor
    yb                copy satu kalimat sebelum kursor, p untuk paste
    :w                simpan
    :wq              simpan keluar
    :x                 simpan keluar
    :q                 keluar tanpa simpan
    :q!               paksa keluar, dilakukan jika ada sesuatu yang error
    /                   pencaharian, misalnya mencari kata 'conf' tekan esc lalu / lalu ketik conf lalu enter, n untuk next
    Semua diatas dijalankan di mode normal/command
    Lupakan menghapal perintah, biasakan gunakan!
Baca juga artikel Tentang Cara Remote Ubuntu dengan SSH Server.

Sumber : Forum Ubuntu Indonesia

Command Line Interface Bagian III



Command Line Interface Bagian III - Ownership & Permission
Pengantar Ownership & Permission
  1. Everything is file
    Dilingkungan GNU/Linux 'everything is file', semua dianggap sebagai file.
    Kategori file antara lain :
    1. File Biasa
    2. Direktori
    3. Symbolic Link
    4. Hard Link
    5. Block Device
    6. Karakter Device
    7. Named Pipes

    Perhatikan huruf d, kita membicarakan satu huruf awal tersebut.
    -      regular file
    d     directory
         symbolic link
         hard link (mengikuti regular file yang dihard link)
    b     block device
    c     character device
    p     named pipe
    s     Unix domain socket

    Gunakan command file untuk mengetahui type suatu file, contoh:
    $ file /
    $ file /dev/sda1

  2. Aturan umum hak akses file
    1. Setiap file pasti dimiliki oleh satu user pemilik dan satu group pemilik.
    2. User pemilik file memiliki hak mengatur permission file bersangkutan.
    3. Setiap file hak aksesnya dimiliki oleh user pemilik, group pemilik dan other.
    4. Other adalah user selain user pemilik maupun group pemilik.
    5. Masing-masing user,group dan other memiliki hak akses untuk read (r),write (w) dan execute (x).
    rwxrwxrwx
       |     |     |______________  User
       |     |___________________ Group
       |________________________ Other
    6. Nilai Oktal dari rwx dan -
    r = 4      w = 2      x = 1      - = 0
    7. Nilai oktal lengkap rwx dari masing-masing blok UGO (UserGroupOthers)
    rwx = 7      r-- = 4       --x = 1
    rw- = 6      -wx = 3      --- = 0
    r-x = 5       -w- = 2
    8. Nilai oktal lengkap rwx dari semua blok UGO (UserGroupOthers)
    rwx rwx rwx       = 7 7 7
    rwx r - x r - x      = 7 5 5
    rwx - - - - - -      = 7 0 0
  3. Ownership di GNU/Linux - Merubah User Pemilik file
    chown -opsi username file
    # su wiwin
    $ cd /tmp
    $ mkdir test
    $ exit
    # cd /tmp
    # ls -l

    drwxr-xr-x 2 wiwin wiwin 4096 Jul 26 17:38 test
    # chown arpac test
    # ls -l

    drwxr-xr-x 2 arpac wiwin 4096 Jul 26 17:38 test
  4. Merubah Group Pemilik file
    chgrp -opsi username file
    # chgrp arpac test
    # ls -l

    drwxr-xr-x 2 arpac arpac 4096 Jul 26 17:38 test
  5. Merubah User & Group Pemilik file bersamaan
    # chown wiwin:wiwin test
    # ls -l

    drwxr-xr-x 2 wiwin wiwin 4096 Jul 26 17:38 test
  6. Permission di GNU/Linux - Merubah Permission file
    chmod -opsi octal_mode file
    # ls -l
    drwxr-xr-x 2 wiwin wiwin 4096 Jul 26 17:38 test
    Ubah direktori test dengan hak akses user pemilik read dan write, group dan other tidak punya hak akses apa-apa.
    # chmod 600 test
    # ls -l

    drw------- 2 wiwin wiwin 4096 Jul 26 17:38 test
    Ubah direktori test dengan hak akses user pemilik full, group read dan write , serta other read.
    # chmod 764 test
    # ls -l

    drwxrw-r-- 2 wiwin wiwin 4096 Jul 26 17:38 test
  7. Contoh pesan error permission
    # su wiwin
    $ ls -l /root/

    ls: cannot open directory /root/: Permission denied
    $ ls -l /
    drwx------ 11 root root 4096 Jul 19 15:28 root
  8. Teknik lain merubah Permission file
    chmod menggunkan mode ugo(+-)rwx
    + → opsi mengaktifkan permission
    -  → opsi menghapus permission
    # ls -l
    drwxr-xr-x 2 wiwin wiwin 4096 Jul 26 17:38 test
    Ubah direktori test dengan hak akses full kepada user siapapun
    # chmod ugo+rwx test
    # ls -l

    drwxrwxrwx 2 wiwin wiwin 4096 Jul 26 17:38 test
    Ubah direktori test dengan tidak memberi hak akses kepada other
    # chmod o-rwx test
    # ls -l

    drwxrwx--- 2 wiwin wiwin 4096 Jul 26 17:38 test
    Ubah direktori test dengan menghapus hak akses execute kepada group pemilik dan memberi hak akses read kepada other
    # chmod g-x,o+r test
    # ls -l

    drwxrw-r-- 2 wiwin wiwin 4096 Jul 26 17:38 test
Baca juga artikel Tentang Command Line Interface Bagian I, Command Line Interface Bagian II dan Command Line Interface Bagian IV.

Sumber : Forum Ubuntu Indonesia

Cara Membangun DHCP Server di Ubuntu Server

Cara Membangun DHCP Server di Ubuntu Server - DHCP Singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol, merupakan protokol yang menangani pemberian IP address beserta atribut-atribut lainnya ke komputer klien secara otomatis. DHCP server merupakan solusi manajemen ip address di jaringan besar.
  1. Install paket dhcp3
    # apt-get install dhcp3-server
    On what network interfaces should the DHCP server listen? eth0
    Please configure the DHCP server as soon as the installation finishes. enter
    The version 3 DHCP server is now non-authoritative by default enter

    Generating /etc/default/dhcp3-server...
    Starting DHCP server: dhcpd3 failed to start - check syslog for diagnostics.
    invoke-rc.d: initscript dhcp3-server, action "start" failed.

    Abaikan pesan error diatas karena konfigurasi dhcpd3 belum dilakukan
  2. Backup file konfigurasi dhcp3
    # cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /etc/dhcp3/dhcpd.conf_orig

    Biasakan untuk membackup file konfigurasi jika belum terbiasa melakukannya agar jika terjadi error bisa mengembalikan ke kondisi semula.
  3. Konfigurasi dhcp3
    # nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf
    default-lease-time 43200;
    max-lease-time 86400;
    option subnet-mask 255.255.255.0;
    option broadcast-address 192.168.1.255;
    option routers 192.168.1.253;
    option domain-name-servers 192.168.1.253, 192.168.1.252;
    option domain-name "repositori.fui";

    subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
    range 192.168.1.101 192.168.1.150;
    }
    Save keluar lalu restart service dhcp
    # /etc/init.d/dhcp3-server restart

    Yang perlu diperhatikan adalah waktu sewa/leases setiap ip addres yang diberikan oleh server.
    3600 = satu jam
    86400 = satu hari
    604800 = satu minggu
    2592000 = satu bulan (asumsi 30 hari)
    31536000 = satu tahun
  4. Pastikan daemon dhcp siap melayani permintaan dari client
    # netstat -uap
    Active Internet connections (servers and established)
    Proto Recv-Q Send-Q Local Address      Foreign Address      State     PID/Program name

    udp        0          0   *:bootps     *:*                            4143/dhcpd
  5. Monitoring distribusi ip address
    Lakukan disisi server dhcp
    # tail -f /var/lib/dhcp3/dhclient.*.leases
    Atau
    # tail -n 100 /var/log/syslog
  6. Testing DHCP Client
    Pastikan komputer client tidak sedang menggunakan ip statik. Restart komputer client atau eksekusi perintah dibawah agar mengirim permintaan ke server dhcp.
    $ sudo dhclient
Baca juga artikel Tentang Cara Membangun FTP Server dengan VSFTPD Ubuntu Server.

Sumber : Forum Ubuntu Indonesia

Command Line Interface Bagian II

Command Line Interface Bagian II - Manajemen User dan Group
  1. Pengantar User dan Group
    Dalam konsep Multiuser, manajemen user dan group sangat vital peranannya. Hal ini harus dikuasai dengan baik untuk menerapkan kebijakan-kebijakan seputar hak ownership di lingkungan GNU/Linux.
    Ownership erat kaitannya dengan permission.
    Didalam sistem GNU/Linux setiap file, direktori ataupun proses pasti dimiliki oleh salah satu user dan group.
    Gunakan perintah ls -l

    Setiap user dan group memiliki nomor identifikasi unik yaitu UID untuk User ID dan GID untuk Group ID.
    Gunakan perintah id
    # id wiwin
    uid=1000(wiwin) gid=1000(wiwin) groups=109(lpadmin),1000(wiwin)

    User atau Group tidak selalu adalah pengguna (super user atau user biasa) bisa juga user group aplikasi/service, user group device.
    # cat /etc/passwd
    mail:x:8:8:mail:/var/mail:/bin/sh
  2. Informasi User dan Group
    Informasi user dan group disimpan di 3 file yaitu
  3. Manajemen User
    1. Membuat User Baru
    # useradd -c "User Arpac,,," -d /home/arpac -s /bin/bash -m arpac
    Ribet?
    # adduser arpac
    2. Modifikasi User
    Contoh: Menambahkan user arpac kedalam group lpadmin (lpadmin group manajemen printer).
    # usermod -G lpadmin arpac
    3. Menghapus User
    # userdel -r arpac
    Opsi -r akan menghapus beserta home direktori.
    4. Memberi/mengganti password user
    # passwd namauser
    Beberapa perintah yang sering digunakan berhubungan dengan manajemen user
    su → berganti user
    chown → mengganti kepemilikan user
    id → mengecek user ID
    w → mengetahui siapa user yang sedang login
    whoami → siapa saya?
    last → melihat daftar login terakhir
  4. Manajemen User lanjut
    1. Enable user root
    Secara default di Ubuntu user root di disable, tidak di hapus!
    $ sudo passwd
    Masukkan user sekali lalu dua kali password baru untuk user root, atau
    $ sudo -i
    # passwd
    Masukkan password baru
    2. Disable/lock user
    Disable user root
    $ sudo passwd -l root
    Disable user biasa
    $ sudo passwd -l fui
    3. Unlock user biasa
    $ sudo passwd -u fui
    Beberapa perintah yang sering digunakan berhubungan dengan manajemen user
    chage  →  update informasi status expiry user
  5. Manajemen Group
    1. Membuat Group Baru
    # groupadd humas
    Buat group humas
    2. Modifikasi Group
    Contoh: Ganti GID humas menjadi 1029
    # groupmod -g 1029 humas
    Contoh: Merubah nama group
    # groupmod -n penerangan humas
    3. Menghapus Group
    # groupdel penerangan
    Menghapus group penerangan
    4. Menampilkan group suatu user
    # groups wiwin
    Beberapa perintah yang sering digunakan berhubungan dengan manajemen user
    chgrp → mengganti kepemilikan group.
  6. Menambahkan user biasa menjadi user sistem administrasi (sudo)
    Biasa menggunakan teknik ini?
    $ cat /etc/sudoers
    namauser ALL=(ALL) ALL
    Lebih simpel, user arpac yang telah dibuat sebelumnya akan dijadikan user sudo
    $ sudo usermod -a -G sudo arpac
Baca juga artikel Tentang Command Line Interface Bagian I, Command Line Interface Bagian III dan Command Line Interface Bagian IV.

Sumber : Forum Ubuntu Indonesia

Command Line Interface Bagian I

Command Line Interface Bagian I - Mengenal Lingkungan CLI  :
  1. Perbedaan CLI dan GUI
    - CLI singkatan dari Command Line Interface yaitu antar muka berbasis perintah/console.
    - GUI singkatan dari Grafical User Interface yaitu antar muka berbasis grafical.

    Secara default CLI menempati terminal atau tty1 s/d tty6 sedangkan GUI menempati tty7
    Tekan kombinasi keyboard ctrl+alt+F2 untuk ke tty2, ganti F2 dengan F1 sampai F7 sesuai tty yang diinginkan.

    Secara default Ubuntu Server tidak menyediakan lingkungan GUI, hal ini sangat berhubungan dengan Penggunaan sumber daya hardware.
  2. Memulai Menggunakan CLIYang pertama harus dilakukan adalah login sesuai account user masing-masing.
    Ubuntu 12.04 LTS                     Ubuntu 12.04 LTS
    iix01 login:                         iix01 login:
    Contoh                                                                        Contoh
    iix01 login: wiwin                   iix01 login: root
    Password:                            Password:
    wiwin@iix01:~$                       wiwin@iix01:~#
    Login sebagai user biasa atau user wiwin         Login sebagai super user atau user root

    Perhatikan tanda $ dan #, tanda tersebut mewakili jenis user yang digunakan login.
    Landing direktori kedua user diatas juga berbeda walau masing-masing di home user bersangkutan.
    /home/wiwin                          /root
  3. Mengakhiri Menggunakan CLI
    Gunakan perintah logout atau exit
    wiwin@iix01:~$ logout
    wiwin@iix01:~$ exit
    Atau tekan kombinasi tombol crtl+d
  4. Menggunakan perintah pwd, cd dan ls
    Pastikan untuk selalu mengetahui dimana direktori kita berada saat akan mengeksekusi suatu perintah (pwd).
    Menuju kesatu direktori tertentu (cd) dan menampilkan isi suatu direktori (ls).
    wiwin@iix01:~$ pwd
    /home/wiwin - - - - - - - - - - - > current directory
    wiwin@iix01:~$ cd /etc - - - - - > destination directory
    wiwin@iix01:/etc$ pwd
    /etc
    wiwin@iix01:/etc$ cd
    wiwin@iix01:~$ pwd
    /home/wiwin
    wiwin@iix01:~$ ls -lah
  5. Memanfaatkan manual perintah
    Gunakan fasilitas manual GNU/linux untuk memaksimalkan suatu perintah.
    wiwin@iix01:~$ man ls
  6. Memanfaatkan fasilitas cli
    1. Auto complete perintah, dengan tombol tab
    wiwin@iix01:~$ su tekan tab dua kali, lihat list perintah, tekan huruf berikutnya d
    wiwin@iix01:~$ sudo reb lalu tekan tab sekali, hasilnya sudo reboot
    2. Histori perintah dengan tombol panah atas/bawah
    wiwin@iix01:~$ tekan tombol panah atas untuk melihat perintah yang lalu
    3. Bersihkan layar kerja dengan ctrl+l
    4. Bisa bekerja dibayak terminal; jika perintah di terminal pertama sementara menjalankan instruksi perintah terminal lainnya misalnya tty2 bisa digunakan untuk keperluan lain.
  7. Menggunakan perintah cat, mkdir, cp dan mv
    Membuat dan melihat isi file sederhana (cat), membuat direktori baru (mkdir), duplikasi sebuah file/direktori (cp)
    dan memindahkan sebuah file/direktori (mv).
    wiwin@iix01:~$ cat > file1.txt
    ini file pertama saya buat di terminal GNU/Linux
    eksekusi perintah ls -l setelah mengeksekusi perintah dibawah untuk melihat efeknya.
    ctrl+c
    wiwin@iix01:~$ cat file1.txt
    wiwin@iix01:~$ mkdir test
    wiwin@iix01:~$ mkdir /tmp/test
    wiwin@iix01:~$ cp file1.txt test
    wiwin@iix01:~$ mv file1.txt fileSatu.txt
    wiwin@iix01:~$ mv fileSatu.txt test
    wiwin@iix01:~$ mv test KelasBelajar
Baca juga artikel Tentang Command Line Interface Bagian II, Command Line Interface Bagian III dan Command Line Interface Bagian IV.

Sumber : Forum Ubuntu Indonesia